Prosedur Analitis dalam pengujian substantive atas hutang usaha?

Prosedur Analitis dalam pengujian substantive atas hutang usaha?

  1. Mengembangkan akspektasi atau hutang usaha dengan perusahaan, termin perdagangan normal dan sejarah perputaran hutang usaha
  2. Menghitung rasio-rasio: Perputaran hutang usaha (pembelian + hutang usaha) dan Hutang usaha terhadap total kewajiban lancar
  3. Menganalisis hasil rasio dibandingkan dengan ekspektasi berdasarkan data tahun sebelumnya, data industri, jumlah yang dianggarkan, dan data lainnya
  4. Membandingkan saldo beban dengan tahun sebelumnya atau jumlah yang dianggarkan untuk menyelidiki kemungkinan kurang saji yang berkaitan dengan hutang yang tidak dicatat.
  5. Semua jawaban benar

Jawaban yang benar adalah: A. Mengembangkan akspektasi atau hutang usaha dengan perusahaan, termin perdagangan normal dan sejarah perputaran hutang usaha.

Dilansir dari Ensiklopedia, prosedur analitis dalam pengujian substantive atas hutang usaha Mengembangkan akspektasi atau hutang usaha dengan perusahaan, termin perdagangan normal dan sejarah perputaran hutang usaha.

Pembahasan dan Penjelasan

Menurut saya jawaban A. Mengembangkan akspektasi atau hutang usaha dengan perusahaan, termin perdagangan normal dan sejarah perputaran hutang usaha adalah jawaban yang paling benar, bisa dibuktikan dari buku bacaan dan informasi yang ada di google.

Menurut saya jawaban B. Menghitung rasio-rasio: Perputaran hutang usaha (pembelian + hutang usaha) dan Hutang usaha terhadap total kewajiban lancar adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama sekali.

Menurut saya jawaban C. Menganalisis hasil rasio dibandingkan dengan ekspektasi berdasarkan data tahun sebelumnya, data industri, jumlah yang dianggarkan, dan data lainnya adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut lebih tepat kalau dipakai untuk pertanyaan lain.

Menurut saya jawaban D. Membandingkan saldo beban dengan tahun sebelumnya atau jumlah yang dianggarkan untuk menyelidiki kemungkinan kurang saji yang berkaitan dengan hutang yang tidak dicatat. adalah jawaban salah, karena jawaban tersebut sudah melenceng dari apa yang ditanyakan.

Menurut saya jawaban E. Semua jawaban benar adalah jawaban salah, karena setelah saya coba cari di google, jawaban ini lebih cocok untuk pertanyaan lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pembahasan serta pilihan diatas, saya bisa menyimpulkan bahwa jawaban yang paling benar adalah A. Mengembangkan akspektasi atau hutang usaha dengan perusahaan, termin perdagangan normal dan sejarah perputaran hutang usaha.

Jika anda masih punya pertanyaan lain atau ingin menanyakan sesuatu bisa tulis di kolom kometar dibawah.

Tinggalkan komentar